Home MPR RI

Segerakan Vaksin Booster Terhadap Anak untuk Antisipasi Peningkatan Jumlah Kasus Covid-19

164
0

Jakarta – Peningkatan jumlah kasus positif dan angka kematian akibat Covid-19 di tanah air saat ini harus dijawab dengan kewaspadaan tinggi lewat sejumlah langkah antisipasi dengan meningkatkan perlindungan terhadap kelompok rentan, termasuk anak-anak, dari paparan Covid-19.

“Sejumlah upaya pencegahan penyebaran Covid-19 harus benar-benar kembali kita tingkatkan dengan berbagai cara,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (6/8).

Pada Kamis (4/8), Juru Bicara Satgas Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito mengungkapkan kasus positif pada pekan ini lebih dari 38.000. Catatan itu meningkat 15 kali jika dibandingkan dengan catatan awal Juni 2022 yang hanya 2.000-an kasus.

Baca Juga:   Gus Jazil: Komitmen Kebangsaan dan Nasionalisme Harus Ada Dalam Diri Setiap Aktifis Muda

Wiku juga mengungkapkan tingkat kematian akibat Covid-19 juga hampir mencapai 100 orang pada pekan ini.

Drastisnya peningkatan ancaman itu, menurut Lestari, harus menjadi perhatian serius para pemangku kepentingan, mengingat kelompok masyarakat rentan seperti lansia dan anak-anak belum sepenuhnya mendapatkan vaksin booster.

Apalagi, tambah Rerie, sapaan akrab Lestari, saat ini juga mulai merebak penyakit cacar monyet di dunia, yang menyebar ke sejumlah negara.

Baca Juga:   Gus Jazil Ajak Lestarikan Seni Qasidah sebagai Media Dakwah dan Persatuan

Rerie sangat berharap, para pemangku kepentingan di pusat dan daerah segera memetakan langkah antisipasi dengan segera dan mengevaluasi sejumlah kebijakan yang berpotensi meningkatkan kembali penularan Covid-19 di tanah air.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu sangat berharap ada percepatan perluasan vaksin booster bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lewat menyegerakan kebijakan vaksin booster untuk anak.

Baca Juga:   Syarief Hasan : Sosialisasi Empat Pilar Harus Diintensifkan, Terutama di Daerah-Daerah yang Bersentuhan Dengan Budaya Asing

Kesiapan penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM), jelas Rerie, juga harus benar-benar dipastikan, lewat pemenuhan protokol kesehatan sesuai yang dipersyaratkan di setiap daerah.

Rerie berpendapat peningkatan jumlah kasus Covid-19 yang terjadi saat ini harus dihadapi dengan semangat persatuan seluruh anak bangsa dalam mematuhi setiap kebijakan pencegahan penyebaran Covid-19 di tanah air. ***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini