Home DPD RI

Puan Sandang Gelar Dr. HC Dari PKNU, Sultan: Beliau Efektif Meneduhkan Politik Parlemen

132
0

Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin mengapresiasi capaian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) Puan Maharani Sukarnoputri atas gelar Doktor Honoris Causa dari kampus ternama Korea Selatan, Puk Yong National University (PKNU).

“Saya kira, sebagai seorang politisi yang aktif menyerukan peran perampuan dalam dunia politik di banyak forum Internasional, beliau pantas menyandang gelar kehormatan tersebut. Sebagai kolega kami tentu turut bahagia dan bangga dengan capaian Bu Puan”, ungkap Sultan melalui keterangan resminya pada Rabu (08/11).

Baca Juga:   Pimpinan DPD RI; Kita Sepakat UU Larangan Minol Akan Berdampak Positif Bagi Perekonomian Jangka Panjang.

Senator muda asal Bengkulu itu pun mengakui bahwa gelar doktor Honoris Causa tersebut merupakan wujud pengakuan publik internasional terhadap kinerja Puan Maharani dalam memimpin Parlemen Indonesia pada periode ini. Sejauh ini Beliau efektif meneduhkan suasana politik Parlemen yang multi fraksi partai politik.

“Sangat jarang kita menjumpai pengaruh politik seorang tokoh nasional yang mampu mengelola berbagai jenis kekuatan politik dan kemudian menghasilkan produktivitas legislasi DPR selama ini. Hal ini tidak terlepas dari pengalaman, ketenangan dan gaya komunikasi Bu Puan yang secara lembut menyentuh kekuatan-kekuatan politik Nasional”, puji mantan ketua HIPMI Bengkulu itu.

Baca Juga:   Ketua DPD RI Lantik Analis Kebijakan Ahli Utama Setjen DPD RI

Lebih lanjut Sultan menerangkan bahwa saat ini hanya terdapat sedikit tokoh politik perampuan dunia yang eksis dan sukses memimpin lembaga eksekutif dan legislatif. Dan Bu Puan berhasil menarik perhatian pengamat politik Internasional untuk melihat budaya politik Indonesia yang demokratis dan memiliki sense of gender.

“Artinya, dengan gelar Doktor Honoris Causa dari kampus Korea Selatan itu, Bu Puan secara resmi sudah menjadi tokoh perempuan yang sangat menginspirasi perampuan dunia untuk berkiprah di dunia politik. Karena masih banyak negara demokrasi yang belum sepenuhnya memberikan kesempatan bagi kaum perampuan untuk memperjuangkan hak-haknya di bidang politik”, tutupnya.

Baca Juga:   Daftar ke KPUD Jatim, LaNyalla Tegaskan Pentingnya Koreksi Konstitusi Hasil Amandemen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini