Home MPR RI

Fadel Muhammad: Tidak Ada Demokrasi Tanpa Kontrol Sosial Dari Masyarakat

149
0

Gorontalo – Sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia, Indonesia dituntut untuk menjalankan demokrasi secara benar dan konsisten dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Namun, untuk menjamin demokrasi berjalan dengan baik dan berada di jalurnya, diperlukan social control /kontrol sosial dari elemen masyarakat. Wakil Ketua MPR RI Prof. Dr. Ir H. Fadel Muhammad bahkan tegas menekankan bahwa tanpa kontrol sosial dari elemen masyarakat seperti media massa dan LSM, tidak akan ada demokrasi.

“Demokrasi akan semakin tajam dan bagus apabila kontrol sosialnya makin terbuka,” katanya, dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) kerjasama MPR dengan LSM Komunitas Pejuang Aspirasi Rakyat (KOMPAK), di Ballroom Grand Q Hotel, Gorontalo, Sabtu (8/4/2023).

Baca Juga:   Studium General di Pondok Pesantren Modern Zam Zam, Sesjen MPR: SDM Indonesia di Masa Depan Adalah Berpikir Kritis, Kreatif, Inovatif, dan Mampu bernegosiasi

Turut hadir dalam bertema ‘Peran LSM dan Media Sebagai Fungsi Kontrol Terhadap Kebijakan Pemerintah ini, anggota DPD RI Abdurrahman A. Bahmid, anggota DPRD Prov. Gorontalo Adhan Dambea, Perwakilan Ketua PWI Gorontalo Irfan Mahmud, Pimpinan dan anggota LSM Komcad, perwakilan LSM dan media massa di Gorontalo.

Penghormatan dan dukungan Fadel Muhammad terhadap kontrol sosial masyarakat berupa kritikan keras terhadap dirinya, pernah ditunjukkan Pimpinan MPR dari Kelompok DPD ini, saat menjabat Gubernur Gorontalo selama dua periode.

Baca Juga:   Ketua Umum IMI Bamsoet Buka Diklat Rescue Journey Angkatan ke-2 tahun 2023

“Ketika saya menjabat Gubernur Gorontalo, saya sering mendapat kritik dari media massa bahkan sangat pedas dan tajam, tapi saya tetap dekat dengan media, tetap berkomunikasi. Saya tidak marah, tidak juga tersinggung. Sampai staf-staf saya di Pemprov terheran-heran kenapa saya baik padahal kritikan kepada saya sangat pedas. Saya bilang itu adalah peran mereka sebagai l kontrol sosial dan kita butuh mereka untuk mengingatkan,” terang Fadel Muhammad.

“Kalau dikritik sebagai pejabat publik saya tidak lantas panas, ya saya jawab untuk memberikan penjelasan atas apa-apa yang dikritik,” tambahnya.

Baca Juga:   Syarief Hasan turut ikut prihatin atas hilang kontaknya kapal selam KRI Nanggala - 402

Intinya, lanjut Fadel Muhammad, betapa sangat penting sosial kontrol itu. Sebab, sosial kontrol memang harus disuarakan, jika tidak disuarakan, tidak akan ada artinya kontrol sosial.

Dalam kesempatan itu, Fadel Muhammad menitipkan pesan bahwa saat ini ada wacana besar mewujudkan ketahanan pangan di Gorontalo, dan menjadikan Gorontalo sebagai Kawasan Pangan Nasional. LSM dan media massa harus menjaga sesuai perannya sebagai kontrol sosial, agar ide besar ini tidak hanya hanya sekedar wacana, tapi terealisasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini